Tuesday, April 19, 2016

"Kamu kerja di mana?"

https://i0.wp.com/www.inserm.fr/var/inserm/storage/images/mediatheque/infr-grand-public/images/espace-jeunes/metier_large/293710-1-fre-FR/metier_large.jpg
source click here



Lumrahnya, orang Indonesia itu mau tahu banget sama kehidupan orang lain. Terutama tentang pekerjaan mereka. Namun, ada hal yang membedakan orang Indonesia dan orang luar dari segi pertanyaannya. Contohnya dalam bahasa Inggris kita bertanya "What is your job? / What do you do?" atau dalam bahasa Prancis "Quel est votre profession?" yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai "Apa pekerjaanmu?" Sedangkan, orang Indonesia sendiri tidak pernah bertanya "Apa yang kalian kerjakan?" atau "Kamu kerjanya ngapain sih?". Mereka (dan saya) selalu bertanya, "Kamu kerja di mana?".

Kalimat tanya "kamu kerja di mana?" sepertinya menjadi hal yang lumrah ditanyakan pada seseorang jika kita ingin mengetahui apa pekerjaannya. Tapi, berdasarkan apa yang saya rasakan sekarang ini, pertanyaan itu agak mendiskiminasi. Entah ini hanya perasaan saya saja, atau mungkin ada yang senasib dengan saya mari kita bergandengan tangan!! *cari temen :D

Kenapa saya merasa pertanyaan itu mendiskriminasi seseorang? Jawabannya adalah

"Jika kamu bekerja di perusahaan terkenal, orang-orang di luar sana yang tidak mengerti akan berpikir bahwa sudah dipastikan gaji kamu bagus atau tunjangannya besar atau sederhanannya kamu mempunyai pekerjaan yang sudah mapan. Padahal, bisa saya kamu bilang kamu kerja di perusahaan terkenal tersebut tapi yang kamu lakukan bukanlah suatu pekerjaan yang menghasilkan gaji yang besar"
Berbanding terbalik dengan,
"Kamu bekerja di sebuah perusahaan yang tidak terkenal, kemudian orang-orang di luar sana yang tidak mengerti akan berpikir bahwa kamu bekerja di perusahaan yang tidak stabil, yang tidak menghasilkan gaji yang besar dan kamu dibilang tidak mapan. Padahal apa yang kamu kerjakan bisa saja menghasilkan uang yang lebih besar dibandingkan seseorang yang bekerja di perusahaan terkenal tetapi yang dia lakukan tidak begitu menghasilkan gaji yang besar."

Contoh sederhananya, saya mempunyai teman yang bekerja di sebuah bank, orang-orang akan langsung berpikir bahwa dia mempunyai gaji yang besar, padahal seperti yang dia ceritakan pada saya, gajinya hanya cukup untuk kehidupannya selama sebulan tanpa berfoya-foya. Kemudian, saya juga mempunyai teman yang bekerja di kapal pesiar, sedang apa yang dia lakukan bukanlah melayani orang lain seperti pembantu misalnya. Ternyata, uang yang dihasilkan pun lebih besar dari pada teman saya yang bekerja di bank. Tetapi, orang-orang pasti akan berpikiran negatif dengan pekerjaan teman saya yang bekerja di kapal daripada teman saya yang bekerja di bank.

Hal ini juga terjadi pada saya, orang-orang selalu bertanya di mana saya bekerja. Saya pun menjawab bahwa saya bekerja di sebuah penerbit buku. Kemudian, si penanya diam dan saya pun diam tanpa menjelaskan apa yang saya lakukan. Hingga suatu saat, saya tercengang dan sedikit sakit hati. Teman suami saya yang juga teman saya sewaktu SMP mengira bahwa saya bekerja di sebuah percetakan atau sederhananya di sebuah tempat photocopy. Ouch, i feel like i got stabbed !! Kemudian, dia baru paham setelah suami saya bercerita bahwa saya bekerja sebagai editor dan penulis buku anak. Suami saya juga menjelaskan bahwa saya bekerja di penerbit buku, bukan percetakan buku. Dia juga menambahkan dengan emosi katanya, kalau penerbit itu ya buat nerbitin, kalau percetakan ya buat nyetak. Hahahaha, i laugh from ear to ear, honey!

Dari situ saya belajar, bahwa lebih baik saya berhati-hati jika bertanya tentang pekerjaan seseorang. Jika saya ingin tahu banget yang sudah tidak bisa ditahan ya mungkin saya akan bertanya dua kalimat sekaligus "Kamu kerja di mana dan kamu kerjanya apa", atau lebih baik jika saya tidak usah bertanya saja, dengan mendoktrin diri saya sendiri bahwa itu adalah sebuah privacy yang harus saya hargai. Karena saya tahu betul, tidak semua orang senang ditanya soal pekerjaannya.

Thursday, April 14, 2016

Working Wife VS Housewife

Being a book editor isn't my dream. I never think that i have the opportunity to work in a press field. I am a bachelor degree in french education, means that i should be a teacher at least. But, you'll never know how your life brings you. This isn't means that it happened accidentally, sure i applied this job.

I still remember how struggled i was. I graduated from my university in the end of August 2014, then 4 months later, i got married. Can you imagine how blessed i was? Sure, i am totally grateful enough for this flawless life. And you know what, almost all of my girl friends and my cousins envy me. They said that graduated early and got married in a young age are perfect combo. But, they never know how hard my life was before i got a job.

I write this post because i have a better life now, and i don't even regret of my decision to get married early with no job experiences. But, i write this now, because i want you know before you regret it.
Guys, please think one hundred times before you get married early. First, think what should you do after you have new tittle as a wife. It doesn't matter if you want to be a housewife, but if you don't have any job experience and you're married, it's sooo hard to have a proper job. A proper job means you work in a bona fide job, such as international company or petroleum company or  any banks in this country, or if you lucky enough, maybe you can work in the government office as civil servants. Second, if you think that being a housewife in a young age is not a problem, you must be the patientest person ever! (Javanese called it nrimo :p )Because, your life will completely change. I should give them a great ovation, because being a housewife is such a great decision, not every woman can do that. Especially, if you are an alumnus from reputable university.

Getting married early is my dream, i never regret it. My life is amazing after i got a husband. I have super caring, lovely, and funny husband. Our life was so beautiful, but i had an empty feeling inside my heart. I don't want to end my life just being a housewife. I want to work and i need a job. Whatever it is. After waiting impatiently, i got it. Alhamdulillah.

And yeah, now i am not a full time housewife. I am a book editor and children's book writer. Next May will be my first anniversary as a career woman. I've been trough this journey for almost one year. I'm so thankful and grateful for this life.

But, i am just an human being who will never satisfied. I have an empty hole inside of me, a place that i need to fill. As a woman, i really want to be a mom. I wanna feel how pregnancy is, i need to give a birth and give my baby a breastfeeding. Now, i am craving for a baby. Yes, indeed!

Now, I am in standing in two choices, leave my work and get ready for my pregnancy or keep going with my work and waiting patiently until God give me a baby. I need to make a decision soon, before i turn 25 !!


xoxo

Friday, November 27, 2015

Super Late Honeymoon - Menelusuri Haji Lane Singapore

Akhir-akhir ini Haji Lane menjadi salah satu tujuan penting bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Singapore, terutama anak muda yang notebene instagramer. Iseng-iseng saya buka hashtag #hajilane di Instagram, ternyata tempatnya lucu ya, kaya toko atau cafe gitu, kayaknya. Nah, pas kemaren ke Singapore, sengaja banget pengen kesana.

Haji Lane ini lokasinya ada di kawasan Bugis. Jadi, kalau mau kesini turunnya di MRT Bugis. Kalo saya prefer turun di Exit Bugis Junction, ya sekalian liat-liat masker korea yang ada di supermarket BHG hihihi. Udah gitu nyebrang doang udah ketemu Bugis Street buat beli oleh-oleh. Di Bugis Street ini kita bisa nemuin Es Jus aneka buah dengan harga murah loh. Lumayan lah, di  Bugis Street kan panas, sesek, banyak orang gitu.


Keluar dari Bugis Street kita tinggal belok kiri aja ikutin jalan sampe ketemu perempatan kedua belok kanan. Abis itu jalan lurus aja, nanti ketemulah yang namanya Haji Lane di kiri jalan.


Ternyata Haji Lane ini cuma gang doang hahaha. Cuma sepanjang lorong itu aja. Isinya? Ada butik, cafe, bakery gitu deh. Biasa aja sepertinya, tapiiiiii dekorasinya lucu-lucu bangeeett. Menurut saya, saya kaya engga lagi di Singapore hihihi. Abisnya ada Restoran Italia, Restoran Meksiko, Restoran China (jelassss), trus butiknya banyak yang decornya clasic vintage, ada yang minimalis, ada yang retro. Pokoknya biarpun cuma sejalur doang tapi kita bisa liat macem-macem.




 Butik-butiknya standar kaya di Indonesia sih yang dijual, harganya yang beda haha secara udah itungan dolar. Rata-rata bangunan di Haji Lane ini dua lantai. Lantai bawah dan lantai atas ini kadang beda. Bawah buat cafe atas buat butik. Salah satu foto saya di bawah ini adalah butik yang berada di lantai dua. Pintunya engga di dalem bangunan di lantai satu, tapi disebelahnya, jadi pintunya kebuka gitu, kita tinggal naik aja keatas. Uniknya, cuma tangga aja tapi tetep di dekor ya.



Beberapa hasil jepretan saya di sepanjang Haji Lane,














Happy strolling along Haji Lane guys! Annyeong! ^^

Wednesday, November 25, 2015

Super Late Honeymoon - Menginap di Chang Ziang Hotel, Geylang Singapore


Sebenernya pas mau ngereview perjalanan kemaren agak males juga sih, karena udah banyak banget yang cerita tentang Singapore. Lagian ini juga bukan perjalanan pertama saya, jadi ga ada yang spesial kayanya. hehehe. Tapi gapapa sih ya, ada yang baca syukur, ga ada yaudah haha


Ceritanya kemaren tanggal 2 Nov 2015 saya sama suami main-main ke Singapore, cuma main sih tapi karena pasca nikah belum hanimun, jadi bolehlah ya ini disebut super late honeymoon hihihi.

Sampe di Changi Int Airport jam 13.20 waktu Singapore. Hal yang pertama dilakuin adalah cari wifi. Di Changi kita bisa dapeti wifi gratis dengan mudah. Caranya tinggal sambungin aja handphone kita sama wifi Changi, engga ada passwordnya, tapi kita harus buka chorme atau web di hape kita buat di sambungin ke homepage nya Changi Wifi. Begitu kita masuk ke Chrome udah otomatis nyambung ke web itu, kita tinggal masukin nomor hape indonesia kita, jangan lupa angka 0 diawal diganti pake kode indo yaitu 62, diikuti sama nomer hape kita. Tinggal nunggu aja sebentar, kita bakal dapet sms yang isinya pasword buat dimasukin di kolom di bawahnya kolom kita ngisi no hape tadi. abis itu tinggal connect, daannn happy surfing!






Tipikal orang indo yang ke SG adalah bawa botol minum hahaha tapi gapapa juga, abisan air mineral 1500ml paling engga 1,5 SGD ya hampir 15ribu rupiah kan nonjoookk.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNxm3TI8-4ZykLRpj-taX8Evj6dJd5sAZYt-mhSMJAcUr_H3Jjd8hThtJbI0Z1z2baCiV4-3kOwA7kYdmoj9kTOAUi0P_In4zLm_wUJzhn4f4H2xGqUAQqU9sH7HRiBFrb4gznNRaSDTA/s1600/SAM_0399.JPG
pict credit to this page

Keluar dari imigrasi langsung ke toilet dan ngisi air, mayan buat bekel. Karena waktu itu kita naik Airasia yang terminalnya ada di Terminal 1, kita harus naik Skytrain buat ke Terminal 2 dimana MRT adanya di T2. Buat cari Skytrain gampang kok, ada banyak plang (eciyeh plang, kaya dijalan aja bu) pokoknya ikutin petunjuk ajadeh. Begitu sampe di T2, langsung cari MRT, kalo engga mudeng ikutin arus orang-orang aja karna kebanyakan mereka jg nuju ke MRT.

Di MRT Changi, saya langsung cari ke loket buat beli Singapore Tourist Pass (STP). Kalo saya pribadi, mending beli STP daripada Ez Link Card, karena kalo kita cuma max 3 hari di SG dan pengen eksplore tempat dengan kemungkinan terburuk nyasar, kita ga akan ribet ngeluarin banyak uang. STP ini harganya untuk 3 hari 30 SGD dengan deposit 10 SGD yang bisa kita ambil kalau STP udah dibalikin. STP bisa kita pake untuk MRT, LRT dan Bus. Jadi kalo nyasar, pake STP sangat menguntungkan.Sedangkan Ez Link Card ini biasa digunakan oleh Singaporean, masa aktifnya pun 5 tahun *cmiiw. Kartu ini sistemnya pulsa gitu, kalo abis tinggal diisi, setiap kita pake akan berkurang saldonya sesuai dengan tarif masing2 kendaraannya.

Setelah itu kita menuju ke hotel, kita udah booking jauh-jauh hari di Traveloka. Hotel yang kita pilih namanya Chang Ziang Hotel, lokasinya ada di 15 Lorong Geylang. Hah? Geylang? Seriusan lo? iyaaa, saya milih di Geylang yang notabene adalah kawasan Red District alias daerah prostitusinya gitu deeehh. But seriously, you can trust me 100% that Geylang is safe. Selama 3 hari disana engga ada yang aneh-aneh. Paling malem jam setengah 11 malem saya udah balik hotel dan ga pernah liat yang gimana-gimana.

http://exp.cdn-hotels.com/hotels/9000000/8810000/8808400/8808317/8808317_35_z.jpg

Emang hotelnya gapake bintang, hotel biasa banget ga ada yang spesial. Cuma saya ngerasa puas sama hotelnya. Dulu pas ke SG sama temen-temen saya nginep di hostel Loffi Inn di Little India. Karena kita ber-6 jadinya satu kamar buat rame2, dan tetep nyaman buat solat. Nah kalo sama suami doang kan gamungkin nginep di hostel yang dormitory. Sempet mau booking di hostel yang sekamar berdua, cuma kok jatohnya lebih mahal dari yang beneran hotel. Mana kalo di hostel kan ga dapet minum ato toiletries, rugi.

Chang Ziang Hotel menurut review di Traveloka atau Tripadvisor akhir2 ini bagus dan gak mengecewakan. eh bener, saya puas loh. Resepsionisnya ramah-ramah, pas saya minta handuk di hari kedua, saya malahd dikasih handuk minum kopi, katanya gapapalah dikasih satu set aja. Kalau buat ruangan sih keciiiill. Kamar mandi cuma seuprit, jadi wastafel, closet, sama shower satu deret jejer2, dan kalo mau jalan ke shower yang diujung dari wastafel jalannya miring kek kepiting. Tapi bersih dan air ga muncrat-muncrat karena shower ada diujung. Saya dapet handuk, air minum 600ml 2 botol, kopi, dan toiletries standar kaya sikat gigi sabun shampo. Di dalem kamar udah ada TV AC ada teko elektrik juga buat bikin air panas, jadi tetep bisa makan popmie haha.

https://d3j7brovh0lq3z.cloudfront.net/hotel-asset/10000001003672877_dh


Itu foto saya ambil dari webnya traveloka, karena lupa waktu itu ga di foto, tapi kamar yang saya dapetin persis kek gitu.Kamarnya kecil tapi nyaman, ga bau, dan bersih. Kebersihan tetep nomer satuuuu. Buat solat bisa lah. Alhamdulillah saya dapet kamar yang kiblatnya ngadep ke jendela ituuu, rada miring dikit. jadi solatnya dideket kasur di depan pintu toilet persis.

Buat menuju ke Chang Ziang Hotel bisa jalan kaki sampe ke MRT Aljunied, bisa juga naik bus, cuma 2 halte doang udah nyampe. Kalau saya suka jalan kaki menuju MRT, tapi kalo baliknya ke hotel mending naik bus, bis apa aja bisa, pokoknya keluar dari MRT Aljunied menuju ke halte bus, busnya menuju ke arah kiri, halte pertama lewatin, nah halte kedua turun. halte kedua ada di lorong 13 dan hotel di lorong 15 jadi jalan ke awah berlawanan sedikiitt belok kiri udah deh sampe.

Buat yang muslim, cari makanan halal juga engga susah. Di deket halte bus yang di lorong 13 ada Resto India, resto itu juga ada di deket MRT Aljunied. Harga standar lah dari 4 SGD juga udah ada. dan Alhamdulillahnya, di MRT Aljunied ada Ananas Cafe yang mendunia karena murahnya hahaha. Dulu saya nemu Ananas Cafe di MRT Kranji abis dari Malaysia, pas liat kaya mau beli engga ragu karena cuma 2 SGD takut engga halal juga. tapi untungnya ada logo halal jadinya beli. Nah sampe Indo, saya searching Ananas Cafe emang bener itu murahnya kebangetan dan halal, ternyata cabangnya ada banyak, harganya beda-beda di setiap cabang, tapi ya sekitaran itu aja harganya.


http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/07/e5/5d/41/ananas-cafe.jpg
pict credit to this page

Ananas Cafe yang di MRT Aljunied harga terendah yang saya liat 2,30 SGD isinya nasi lemak gitu deh, nasi udug ayam telor timun tomat sambel hahaha, tapi porsinya engga mini-mini amat, suami saya aja katanya kenyang. Paling mahal kalo ga salah cuma 6 SGD kok. Nah beberapa kios dari Ananas, ada kios gorengan halal juga, namanya Old Chang Kee. Jangan bayangin kios gorengan kaya di mamang-mamang gerobak ya haha ini beneran kios kaya di emol-emol. harganya juga cuma 1 SGD ya yang 5 SGD juga ada sih hihihi.

https://lh3.googleusercontent.com/-PfEJcx_3yE8/TQlLBNqRU9I/AAAAAAABD1g/rSbCdwv51s0/s250-c-k-no/



Pokoknya buat saya nginep di Geylang engga serem, aksesnya gampang, banyak makanan halal, eits ada masjid juga loh di deket Chang Ziang Hotel, namanya Moh Saleh Mosque kalo ga salah, saya cuma liat aja sih dari kejauhan dan ga mampir hehehe.

Monday, November 23, 2015

Super Late Honeymoon - Behind The Scene

Bagi saya dan suami, honeymoon atau bulan madu bukanlah syarat mutlak yang harus dilakukan pasca menikah. Akhir tahun lalu ketika kami menikah, kami tidak mempunyai banyak hari libur. Bagi saya sih sebenernya saya mempunyai banyak waktu luang, mengingat saya waktu itu sedang free (re: pengangguran) hehehe. Masalahnya ada di suami saya yang jatah cuti udah abis. Jadinya abis nikah, yaudah gitu aja. Pacaran di rumah. Lupakan leyeh-leyeh di teras pavilion di depan pantai.

Berhubung sedang mengalami masa pengantin baru yang notabene banyak yang perlu dibeli, budget buat main yang tertunda malah dialihkan jadi anggaran beli-beli barang rumah tangga. Ya sekarang dah jadi ibuk-ibuk, mindset nya udah berubah dari maen-maen-enggak-jelas ganti ke mending-beli-ini-aja-deh-yang-manfaat. Tapi ya mungkin jiwa muda kita yang emang masih sama-sama duapuluhtiga tahun masih ada, sebel juga kok ga pernah main jauh. Dan akhirnya, tangan saya pun meluncur ke websitenya AirAsia dan Traveloka.

Karena waktu itu lagi engga ada promo, yaudalah kita beli aja tiket yang kira-kira murah. Kita sengaja ga cari tiket untuk weekend, karena pasti harganya mencekik. Kecuali kalo lagi promo sih lain lagi ceritanya. Alhamdulillah dapetlah tiket berangkat untuk berdua cuma 600ribu, sebenernya sih ga murah tapi yasudah lah wong udah pengen beli, dan itu untuk berangkat tanggal 2 november 2015, means that masih 4 bulanan lagi hahaha. Kita pun ga beli tiket pulang sekalian karena suami mau apply cuti dulu, dan saya masih galau karena baru 2 bulan kerja, takut belum boleh ijin.

Setelah fix suami bisa cuti dan saya tanya-tanya ke senior bisa lah kalo ijin penting maksimal 3 hari. yeeeyyy! ijin penting hahahaha. ya hanimun juga penting kan ya Pak! hahaha. Akhirnya seminggu kemudian kita beli tiket pulang. But, eng ing eng! ribeeettt. Karena kita ga punya Credit Card alias CC alias kartu kredit, beli tiket dengan konversi bukan rupiah ternyata lieur euy. Saya beli tiket untuk flight dari Singapore ke Bandung, otomatis harga yang tertera dalam dolar Singapura atau SGD. Ya bayar via ATM gabisa, apalagi via Indomaret. Bye bye teh kotak gratis!

Alhamdulillah, untungnya kok bisa pakai debit. Dulu pas pertama kali ke Singapore saya pesen hotel dari  booking.com ga pake CC, asalkan kartu ATM kita bersaldo cukup dan udah di daftarin internet banking, kita udah bisa bayar. Cara untuk bayar tiket AirAsia tanpa Kartu Kredit cukup mudah kok. Kira-kita begini caranya:
1. Pilih flight, isi data diri, dan tambahkan bagasi, kursi, makan dll.
2. Anda akan dibawa di laman pembayaran.
3. Isi data diri beserta email Anda.
4. Pada metode pembayaran, pilih kolom Credit Card atau Debit Card.
5. Pilih tipe kartu Anda, karena kita pakai debit, maka pilih tanda VISA.
6. Masukkan nomor kartu anda. Nomor ini adalah nomor di bagian depan ATM anda, biasanya berjumlah 16 digit.
7. Isi tanggal kadaluarsa kartu ATM.
8. Masukkan nama pemegang kartu ATM.
9. Isi nomor CW/CID. Nomor ini berjumlah 3 digit. Nomor ini ada di bagian belakang kartu ATM, di samping nomor kartu ATM. contoh 0000-0000-0000-0000-123. Nah angka 123 adalah nomor CW/CID.
10. Masukkan nama Bank Kartu ATM yang digunakan tersebut.
11. Pilih negara yang mengeluarkan kartu ATM.
12. Terakhir Klik bayar.

Setelah itu, kita akan dibawa ke laman pembayaran. Dalam beberapa menit saya mendapatkan SMS yang berisi kode verifikasi. Tinggal masukkan kode tersebut pada kolom yang sudah tersedia. Kemudian Anda akan mendapatkan email konfirmasi apabila pembayaran anda berhasil.

 Jadi menurt saya, TIPS untuk mendapatkan harga tiket pesawat murah tanpa ribet adalah beli langsung PP. Hahahaha. Sebenernya ga masalah kalo ga beli PP tapi untuk penerbangan domestik, karena bayar di Indomaret deket rumah pun jadi. Tapi untuk penerbangan Internasional mending beli PP deh. Gak kebanyakan fee juga. Bayar di Indomaret paling nambah 5rb buat biaya admin. Kalau beli via debit gitu fee nya kan pake dolar juga. Jadi kerasa banget banyaknya. Selain itu, mending beli pas lagi ada promo juga, irit irit iriiiitt (jiwa emak-emak keluar). Kalo cuma pergi ke Malaysia atau Singapur, jangan dibeli kalo jatohnya harga tiket sejutaan, banyak banget kok promo dan non promo yang bisa dapeti 600an ribu sampe 800an ribu PP.

Jangan mau beli mahal kalau bisa dapet yang murah! ^^

Wednesday, August 26, 2015

Confession of a (broken) Dream




             Menjadi dewasa adalah pasti, tahap dimana kita berkembang. Kita bukan lagi anak-anak yang tugasnya adalah merancang, kita juga bukanlah lansia dimana seharusnya menikmati hasil. Dan, Ketika satu tahap telah terlewati, masih adakah sisa-sisa yang terlewat?
                Sebuah pertanyaan sederhana datang padaku sejak aku masuk TK atau mungkin sebelum itu, pertanyaan yang membutuhkan jawaban sederhana pula.
                “Apa cita-citamu setelah besar nanti, Nak?”
                “Aku ingin menjadi .....”
                Aku rasa semua anak di Indonesia sudah pernah mendapatkan pertanyaan itu.  Jujur saja, cita-citaku ketika kecil berubah sesuai dengan waktu, sesuai dengan apa yang aku tonton di TV, aku pernah ingin mempunyai kekuatan bulan seperti Sailor Moon. Sesuai dengan apa yang sepupu-sepupuku ceritakan, dan sesuai dengan apa yang teman-temanku sukai. Lambat laun, cita-citaku berubah dipengaruhi oleh kemampuanku, baik akademik maupun non akademik. Melihat nenekku yang seorang guru SD membuatku ingin menjadi guru. Diwaktu yang sama akupun ingin menjadi arsitek seperti ayahku yang bekerja sebagai kontraktor. Namun, semua berubah ketika aku tak mempunyai bakat dibidang eksakta. Melalu tahap panjang lalu kuketahui kalau bakatku ada dibidang bahasa. Mempunyai kemampuan membaca, menulis, bercerita dan berbicara yang baik dalam bahasa Indonesia, bahasa daerah dan bahasa asing membuatku ingin untuk mengembangkannya. Kuterjunkan diriku dalam jurusan bahasa sewaktu SMA dan kuliah. Bahkan, tak tanggung-tanggung kupilih dua bidang kesukaan dan kemampuan yang aku punya sewaktu kuliah. Jurusan keguruan dibidang bahasa pun kupilih dan telah kuselesaikan tepat empat tahun. Dan kini, pertanyaannya pun berubah?
                “Sudahkah kau menjadi seperti apa yang dulu kau cita-citakan?”
Jawabku, “Belum.”
Meskipun tahap perencanaan yang kualami saat anak-anak dan remaja telah kulalui, dan saat ini aku berada pada tahap pengembangan namun aku belum juga menggapai cita-citaku itu, aku masih berjuang untuk mendapatkannya. Meski kini aku bekerja sesuai dengan apa yang aku kuasai, tapi aku masih merasa masih belum mendapatkan cita-citaku. Agak sedikit berlebihan jika kukatakan aku akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkannya. Namun, ya itu kenyataannya, sampai saat ini ketika usiaku tidak remaja lagi, bahkan aku kini sudah menyandang gelar Istri, aku masih berjuang untuk menjadi seperti apa yang aku cita-citakan sewaktu kecil, menjadi guru.

Monday, August 3, 2015

Kembali Menemuimu Untuk Bercerita

Hai.

Menemukan blog ini setelah sekian lama tidak bertemu, rasanya sungguh seperti ketika ditemukan kembali dengan mantan pacar yang sudah tidak diketahui kabarnya.

Ada banyak yang ingin diceritakan namun rasanya sulit untuk kuungkapkan (read: kutulis).
ya selama tahun 2014 kemarin adalah tahun tersibuk dan terindah yang pernah saya alami.
Well, mungkin itu hadiah dari Tuhan atas sujudku yang lakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Satu kata untuk tahun 2014, Alhamdulillah. Sebuah kata yang menggambarkan suatu keadaan melegakan dan menenangkan yang kualami. Karena memang, aku tak punya kata lagi untuk menggantikannya.

Singkat cerita,

Alhamdulillah, di tahun 2014 kemarin, Tuhanku memberiku hadiah kecil untuk membawaku ke dua negara yang belum pernah kujumpai sebelumnya. Tuhanku Allah SWT yang mahapengasih telah memberiku kesempatan untuk bepergian dengan dua sahabatku, sahabatku di dunia dan akhirat InshaAllah. Mereka, Titin dan Petrik, adalah dua orang yang telah mengajarkanku arti kesabaran dan keikhlasan. dan aku menyayangi mereka meski sekarang ketika kutulis post ini di petengahan tahun 2015 kita telah hidup di kota yang berbeda demi mengejar masa depan kami. See you on top, guys! ^^


Me, Petrik & Titin @ Dataran Merdeka, Kuala Lumpur


Alhamdulillah, di tahun 2014 kemarin, usaha dan kerja kerasku untuk menyelesaikan studi tepat empat tahun selesai sudah. Pernah menangis sampai takut untuk bangkit lagi karena dosen pembimbing harus ganti, hasil penelitian yang tidak valid dan harus otak atik data sampe mual, dibilang miss copycat sampai mendapat penentuan pendadaran di waktu yang tidak tepat. Dengan hasil skripsi yang menurutku masih a la kadarnya,  diminta segera menyelesaikan skripsi dan pendadaran seminggu kemudian karena dosen pembimbing akan pergi untuk 3 bulan kedepan. Nangis lah waktu itu, takuuuttt karena belum siap, tapi seneng karena ga semua mahasiswa bisa di lulusin cepet sama dosen. Galau berat seminggu, belajar sampe kamar kos ga keurus, tidur cuma beberapa jam, pokoknya waktu itu jadi orang ter-lebayyyy sedunia. Lagi ngetik, nangis. Lagi makan, nangis. Nonton TV, nangis. Ditelepon Orang tua sama pacar, nangis kejeeeer. Solat, apalagi, nangis ampe kesedek-sedek rasanya. Tapi Alhamdulillah sekali lagi, pendadaran lulus, lancar sampai wisuda, dapet bonus nonton Running Man di Gelora Bung Karno Jakarta pula. Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah.

This is for you Pak, Bu. Saranghae ^^


Alhamdulillah, di tahun 2014 kemarin, menjadi masa dimana keadaan semua berubah. Tuhanku Allah SWT memberikan nikmat yang luar biasa dahsyat. Menjadi seorang istri untuk mantan kekasihku.Menutup tahun 2014 dengan air mata bahagia. Sudah menyelesaikan misi untuk kedua orang tuaku, lulus sarjana dan menikah. Rasanya kepalaku berat sekali saat menulis ini, kembali lagi mengingat kebahagiaan yang tak hentinya Allah berikan kepadaku. Menjadikanku harus lebih bersyukur lagi. Menjadikan ku untuk lebih mencintaiNya. Menyadarkanku bahwa aku bukanlah aku yang sekarang tanpaNya, dan tanpa doa ibuku yang telah Allah kabulkan.

Officially Mrs. Hendrayana



Alhamdulillah, Allahu Akbar.


Lotta Love,



Zachnas Damayani

Friday, November 29, 2013

we're blessed !!

sebenernya ini late post banget, lama banget ga sempet buka blog
ga ada ide nulis, hidup lagi ga ada santai santainya hehe 

i want to tell you about what happened last august ..
this story given to my Agus Hendrayana :)



Dear you my husband to be *hihihi,
selamat yaa for your incredible august
untuk tanggal 4 yang membawamu ke angka 22 tahun,
untuk tanggal 14 yang jadi first anniversary kita, dan
untuk tanggal 29 yang menjadi akhir dari studi mu 


aku berdoa untuk segala kebaikan semoga selalu menyertai mu,

menjadikanmu sosok yang lebih baik, bertanggung jawab, dan soleh
sosok yang kuat dan selalu siap untuk menguatkanku 


aku berdoa agar aku masih diberi kesempatan untuk menemani mu bagaimanapun keadaan kita
semoga kita bisa mewujudkan harapan, mimpi, dan usaha kita


and last but not least, i hope you'll get your job what you really want

sebagai pijakan awal bagi kehidupanmu di masa mendatang


selamat sayang,

love you :)


agustus itu, benar-benar lengkap
alhamdulillah, puji syukur yaa Allah
terima kasih



open the gift please :p
happy first anniv :*

selamat wisudaaaaaaaa :D

Saturday, August 3, 2013

Le Voyage : Prambanan

Jogja, never ending Asia !
this is the third years i live in Jogja
with every corner that i love
every side that i adore
and every boulevard that i miss a lot ..

in the end of my third year, we decided to go to Prambanan Temple
it's quite mainstream yes? but, for us it's so memorable
because next year, we will be so busy with our own necessary 
we will not have quality time together
next year should be our last year *cross finger*

at main gate Prambanan Temple
at the biggest temple of Prambanan
friends
taken by : Dora
bad resolution *sorry*
me, wearing :

turquoise long dress by Simplicity
ribbon brooch by Ninna Fashion Jewelry
turquoise bag got from my JHS friend
turquoise malindi shoes by Crocs

Sunday, July 7, 2013

the beginning of KKN PPL

Bienvenue en juillet !!

À la première juillet jusqu'a à la fin de aout ou pendant 2 moins je vais joindre d'activité de mon campus s'appelle KKN PPL (en bahasa indonesia c'est à dire Kuliah Kerja Nyata Program Pengalaman Lapangan)
C’est l'activité obligatoire quand on apprend qqch au campus. Alors, je dois être la professeur de la langue française au SMA N 7 Purworejo et faire beaucoup de choses dans cet école. 
D’après moi, c'est la précieuse expérience, parce que j'apprends la langue française pour être professeur *ameen*

voici, je veux vous regarder mes photos sur mon activités et mon école quand j'étais étudiante et mon école pour KKN PPL :D




L'équipe de KKN PPL UNY 2013 au SMA N 7 Purworejo

get free lunch :D
super jumbo yard !!

our base camp :')

and this is me :)
wearing :

Black Long Shawl by zachnashawl *my hijab product*
White Shirt by DUST
Black Skirt by Seventy
Black Shoes by Vinci *got from my mom when she was in Malaysia*

c'est tout de mon petite histoire, je veux racontre d'autre histoire *encore* hehehe, au revoir !!

Sunday, June 16, 2013

dari hati

aku berdoa, atas segala kemungkinan dan ketidak-mungkinan dalam hidup ini
aku berdoa, untuk mereka yang mendoakan kita
aku berdoa, akan kebahagiaan kita dan mereka

karena kita boleh berencana tetapi hanya Allah yang menentukan, mari kita berencana semampu kita, berdoa sekencang mungkin, berharap seminimal mungkin, dan berusaha sekuatnya sampai kita lumpuh akan kemungkinan dan ketidak-mungkinan itu sampai penentuan Allah terjadi

kepada ketidaksengajaan yang terjadi di hidup kita
kepada ucapan-ucapan lelucon yang menjadi kenyataan di hidup kita
kepada kekurang pekaan ku akan kamu, dan kepada kepekaan mu akan aku
terimakasih

aku tidak tahu apapun,
yang aku tahu aku hanya bisa berdoa, untuk kita dan mereka :')
dan tangisku bisa meledak dengan seketika akan kebaikanNya untuk kita dan mereka :")

Tuesday, June 11, 2013

Bismillah :')

mungkin bagi sebagian orang, ini hal yang lumrah, hal yang sangat biasa
tp buat saya, ini anugrah, hal yang sangat patut di syukuri ..

sekitar 2 minggu yang lalu, di jurusan saya, bagi yang sudah menempuh SKS lebih dari 105 bisa mengajukan judul skripsi. normalnya, di jurusan saya, pengajuan judul itu pada semester 7 atau setelah kegiatan KKN PPL selesai. tapi karna temen temen saya ada juga yg uda berani ngambil, saya pun pengen ngajuin jugam tp gatau mau ngajuin judul apa :/

karna saya itu jurusan pendidikan bahasa prancis, jadi ada 3 tema yang bisa diambil,
1. Linguistik, berhubungan dengan kata, bunyi, dll atau yg lebih familiar itu macam Morfologi, Semantik, Sintaksis *dan saya sama sekali ga ngerti begituan*
2. Sastra, berhubungan dengan karya sastra, novel, puisi, film, lagu dll. sebenernya saya pengen, pengen membedah film-film prancis, tapiiiiii syarat ambil sastra itu harus bisa linguistik jugaaa, naaahh sayaa gabissaaaa -_-
3. Pendidikan, berhubungan dengan kasus pendidikan di Indonesia, terkait dengan sekolah atau mata pelajaran bahasa prancis, secara kita jurusan pendidikan yang memang difokuskan untuk jadi tenaga pendidik. Akhirnyaaaa, saya milih tema ini.

waktu itu hari kamis siang, saya di suruh nganter temen saya buat ngumpulin judul skripsi, dan dari dia juga saya tau kalo paling lambat ngumpulin itu besok. saya panik, saya gatau kalo besok hari terakhir, dan saya belum punya judul! akhirnya saya langsung pulang, dan browsing judul judul lewat internet, dengan kekhawatiran kuota modem yang kayanya uda mau abis :|

saya asal ngesave page page nya aja, ampe banyak bgt, saya simpen di folder "BISMILLAH SKRIPSI"
dan yak, menjelang magrib, kuota modem saya abis, pemirsah! untung saya udah ngesave ..
dan akhirnya kerja lembur buat bikin proposal skripsinya dalam satu malam! besoknya hari jumat pagi saya ngumpulin tiga judul sekaligus biar kalo saya masih dipertimbangin kalo judul utamanya ditolak.

dannnn, hari ini 11 juni 2013, saya baca pengumuman kalo judul saya diterima, Alhamdulillah, puji syukur bangeettttt !! diantara banyak yang ngajuin, cuma 13 orang yg ketrima dari angkatan saya huhuhu saya seneng bgt ! apalagi pas saya disuruh ke kantor bagian pendidikan di fakultas buat ambil buku panduan tugas akhir, ga nyangka!

mungkin ga spesial, tp saya baru semester 6, saya kuliah di jurusan yang susah materinya dan susah lulusnya. dan saya anaknya juga sebenernya bukan anak yang rajin. saya kelewat santai, berangkat telat *kadang ga mandi* di kelas ngobrol, ngumpulin tugas mepet, tapi saya selangkah lebih maju ketimbang yang tiap hari belajar huhuhu Subhanallah, betapa Allah sayang sama saya :)

semoga ini bisa jadi semangat saya biar ga nyantai lagi, dan ga sombong biar pun uda keterima dulu judulnya :')


judul : Kesiapan SMA Negeri 7 Purworejo Terhadap Implementasi Kurikulum Bahasa Prancis 2013
target Februari 2014

BISMILLAH SKRIPSI

Monday, June 3, 2013

My Fashstyle : Daily Activities @Class

sudah semester tua, setahun lagi lulus InsyaAllah, dan kuliah mulai gajelas
dosen masuknya ga nentu, uda ke kampus pagi-pagi nerjang ujan, sampe kelas dosennya ga masuk, ahh zonk bangeett !

semester ini lagi riweuh2nya, bentar lagi KKN PPL, persiapan ngajar alian Mikro Teaching yang menguras tenaga, udah gitu hasrat pengen cepet2 ngajuin judul skripsi pula. butuh banget refreshing!
salah satu refreshing termurah yang langsung didapet saat itu juga adalaaahhh .. jeng jeeengg
take a photo shoot \(--') et vous pouver voir mon style au campus, voila !



betapa mudahnya saya dibikin seneng, di foto aja uda bisa nyengir -_-
btw, thank to my besties Farida Nurul yang uda bikin seneng dengan ambil foto saya hehe


Le Voyage : Welcome to Sikunir, Wonosobo

terlahir sebagai anak gunung, alias anak yang lahir dan besar di daerah pegunungan, membuat saya sangat menyukai gunung. suasana aman tentram damai yang bagi saya lebih terasa dari pada ketika mengasingkan diri di pantai :)

sekitar tahun 2010, di Wonosobo kota kelahiran saya mulai marak terdengar kabar bahwa salah satu daerah nya adalah tempat paling indah buat menikmati matahari terbit. Sikunir namanya, terletak di desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Sikunir ini bukan gunung, namun bukit lebih tepatnya, dan terletak di dekat daerah wisata Dieng.

akhirnya, setelah denger kabar itu dari tahun 2010, terealisasi juga acara ke Sikunir pada bulan juni 2011 haha. selain karna emang bulan juni itu di Wonosobo biasanya cuaca baik, emang karena lagi pada bisa pergi di bulan itu -_-
saya dan keluarga berangkat dari rumah *pusat kota* sekitar jam 03.30, bayangiiinnn, dinginnyaaaaa. pas nyampe sana udah jam 04.15an dan beberangan sama adzan subuh, akhirnya kita solat di parkiran, sumpaaahh airnya kaya air es, brrr. abis itu, kita naik dan ada 2 jalan, lurus sama ke kanan, kata mas mas di parkiran sih mending yang lurus aja, akhirnya ya kita lurus, setelah 15menitan mungkin, kita nyampe puncak! hahaha finally ! dan semua rasa cape terbayar lunaaasssss, setelah kita ngeliat ginian niiihhh


Subhanallah :))))))

daaaannn, kemudiaaaaannnn ......





Subhanallah, luar biasa bukan mahakaryaNya ..
benar benar puaassss, capeknya ga kerasa deh, tapi lapernya iya :|
akhinya makan kue yang dibawa dari rumah, bodo amat tangan kotor yang penting perut keisi ('-')9

muka buluk, keringetan abis naik gunung, tangan kotor, tetep makaaann :p

tak lupa mengabadikan momen istimewa ini juga :D


itu saya masih gendut dan masih muda *jaman semester dua* :|
eh, btw masih dapet bonus liat danau juga loohh disanaaa ..

keren kan !
ayo pada dateng ke Sikunir hahaha
saya bukan agen wisata, bukan juga pegawai dinas pariwisata ataupun warga sekitar Sikunir loh yaa :D

Sekiaaannn :*


 

Salut d'Amour Template by Ipietoon Cute Blog Design

Blogger Templates